Jumat, 22 Oktober 2021

KELAS BUMIL CANTIK (Cerdas, Aktif, Inovatif, Kreatif)

Halo Sobat Sehat πŸ€—  Kini RSUD Bangil  punya Kelas ibu Hamil lhooo...  Dalam kelas ibu hamil ada berbagai kegiatan yang menarik yaitu:  

- Senam ibu Hamil, 

- Konsultasi dengan dokter specialis , 

- Edukasi yang menarik, dan 

- Hypnobirthing.  

Jadi Kehamilan para ibu hamil sampai melahirkan  akan lebih menyenangkan dan bermanfaat ...  

Mari ajak Ibu Hamil sekitar kita lebih Cerdas   Aktif  Terampil, Inovatif  dan kreatif  (CANTIK). 

Jangan lupa kelas dibuka minggu ke-2 dan ke 4 

hubungi ibu Anis ( 081234546071) πŸ’πŸ€°πŸΌ

Jum'at, 22 Oktober 2021 bertempat di Gedung IGD Lantai 3 dilaksanakan kegiatan perdana Kelas Ibu Hamil Cantik dengan Tema "Ibu Selamat Bayi Sehat". dalam kesempatan kegiatan perdana ini ada 2 (dua) narasumber yang memberikan materi yakni :

1. dr. M.Hud Suhargono, Sp.OG dengan materi Bagaimana Membuat Kehamilan Sehat dan Menyenangkan ?

2. dr. Deanty Ayu P.A, Sp.A dengan materi Kiat Sukses Menyusui, Apa saja yang perlu diketahui ?

Sementara itu Kasubbag Humas dan Pemasaran (M.Hayat, SKM., M.Kes) mewakili Direktur RSUD Bangil dalam sambutannya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada ibu hamil agar tercapainya kesehatan yang optimal baik bagi ibu dan bayi yang akan dilahirkan, serta peserta yang hadir bisa menginformasikan kepada masyarakat sekitar lingkungannya untuk tidak takut berobat/kontrol ke RSUD Bangil.

Peserta yang hadir pada kegiatan ini berasal dari wilayah puskesmas yang terdekat dengan RSUD Bangil, yakni : Puskesmas Raci, Puskesmas Bangil, Puskesmas Beji dan Puskesmas Rembang. Direncanakan kegiatan ini akan terus dilaksanakan dengan jadwal setiap Jum'at minggu ke-2 dan ke-4.

Senam Ibu Hamil

Peserta Kelas Ibu Hamil Cantik

Penanyangan Promosi Kesehatan

Foto Bersama peserta Kelas Bumil Cantik

Ibu Selamat Bayi Sehat πŸ‘ΆπŸ»πŸ’πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ

Senin, 20 September 2021

BERKAH RSUD BANGIL DI HARI JADI KABUPATEN PASURUAN

Assalamu'alaikum, salam Sehat Bahagia Berkelimpahan Rizqi, Puja dan Puji Syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan karunia dan Rahmat Nya.

dr. Arma Rosalina, M.Kes saat menerima Penghargaa

Alhamdulillah. Pada Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1092 tepat hari Sabtu, 18 September 2021 RSUD Bangil Berhasil mendapat Penghargaan yang luar biasa antara lain:


Penerima peenghargaan fto bareng Tim BEST

1. Penghargaan Percepatan Pengendalian  Pandemi Covid-19 diberikan kpd Direktur RSUD Bangil dr.      Arma Rosalina, M.Kes

2. Penghargaan Prestasi dalam Akuntabilitas Kinerja Instalasi Pemerintah 2021 Katagori A (interpretasi      MEMUASKAN) 

3. Penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik  dg PELAYANAN PRIMA katagori A (interprestasi        MEMUASKAN)

4. Penghargaan Juara 1 Lomba  video penanganan Covid-19 untuk Perangkat Daerah Kabupaten Pasuruan  dengan judul "Masih Takut Berobat ke Rumah Sakit" 

5. Penghargaan Tim Pelayanan Covid-19 RSUD Bangil

     Tim  Medis                               : dr. Novita Sp.P

     Tim Paramedis.                         : Lilik Masruro, Amd.Kep

     Tim Swaber                               : Aris , Amd.AK

     Tim Pemulasaran Jenazah          : Nawari Amd.kep

Semoga dengan penghargaan yang di raih, RSUD Bangil semakin SIGAP ( 5S, Integritas, Gotong Royong, Amanah , Profesional) dan mengedepankan Kepedulian dan Kualitas dalam Pelayanan serta semakin memotivasi seluruh  Karyawan RSUD Bangil utk mengedepan Loyalitas kepada RSUD Bangil sebagai Tempat Berlayar Bersama menuju Pelabuhan Bersama (Masyarakat Sehat Lahir dan Batin) 

πŸ™πŸΌπŸ†πŸ’–RSUD BANGIL PEDULI BERKUALITAS DALAM PELAYANANπŸ’–πŸ†πŸ™πŸΌ

#Penulis : dr. Darmi Sapto Kurniawati, M.H.Kes.

Lilik Masruro, Amd.Kep saat menerima penghargaan

dr. Novita Sp.P saat menerima penghargaan

Aris , Amd.AK saat menerima penghargaan

Nawari Amd.kep saat menerima penghargaan

Minggu, 01 Agustus 2021

AYO VAKSINASI COVID-19

Mari kita Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19, sebagai bagian dari ikhtiar dan upaya untuk menyelesaikan Pandemi Covid-19 ini.....Setelah Vaksin tetap memperhatikan Protokoler Kesehatan untuk pencegahan lebih lanjut...



 

dr. AGUNG BASUKI, M. Kes MENINGGAL DUNIA

Warga Besar RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan berduka, Minggu 01 Agustus 2021, mantan Direktur RSUD Bangil (dr. Agung Basuki, M. Kes) Priode 2010 s/d 2016 dan Plt Direktur RSUD Bangil 2019 s/d 2020 meninggal dunia di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan.

Semoga Amal Ibadah beliau diterima Allah dan mendapatkan tempat yang terbaik disisiNya, serta keluarga besar sabar dan Ikhlas...Aamiin ya Rabbal'alamiin.



Selasa, 22 Juni 2021

INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT LAYANAN RSUD Bangil

Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) menjadi suatu agenda yang harus segera diterapkan oleh semua instansi penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya mengukur kinerja dan kualitas pelayanan publik secara terus-menerus dan berkelanjutan. Dalam bagian pengantar keputusan tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah, MENPAN menyatakan : Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan oleh semua jajaran aparatur negara pada semua tingkatan. Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan, Kementerian PAN menetapkan kebijakan tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap unit pelayanan instansi pemerintah. Instrumen IKM ini juga diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menilai secara obyektif dan periodik terhadap perkembangan kinerja unit pelayanan Publik.

Pengukuran survey kepuasan masyarakat dimaksudkan sebagai acuan Unit Pelayanan instansi pemerintah dalam menyusun indeks kepuasan masyarakat, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kinerja unit pelayanan secara berkala sebagai bahan untuk menetapkan kebijakan dalam rangka penetapan kualitas pelayanan publik selanjutnya.

Analisa Data dilakukan dengan perhitungan indeks kepuasan masyarakat sesuai dengan pedoman dalam Keputusan  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. Berdasarkan pengembangan kuisioner yang telah dilakukan, maka bentuk jawaban pertanyaan dari setiap unsur pelayanan secara umum mencerminkan tingkat kualitas pelayanan, yaitu dari yang sangat baik sampai dengan tidak baik. Untuk kategori tidak baik diberi nilai persepsi 1, kurang baik diberi nilai persepsi 2, baik diberi nilai persepsi 3, sangat baik diberi nilai persepsi 4.

Adapun hasil Indeks Kepuasan Masyarakat layanan Publik RSUD Bangil semester I tahun 2021 adalah sebagai berikut :

No. Unsur

UNSUR PELAYANAN

NILAI

1

Kesesuaian persyaratan administrasi

87,42

2

Kemudahan prosedur pelayanan

86,08

3

Kecepatan waktu dalam pelayanan

89,08

4

Kesesuaian biaya dengan aturan tariff

90,67

5

Kesuaian hasil produk layanan dengan data yang dimasukkan

84,58

6

Kemampuan petugas dlm memberikan pelayanan

92,25

7

Kesopanan dan keramahan petugas

85,08

8

Kualitas sarana dan prasarana

86,33

9

Tersedia mekanisme & sarana pengaduan

93,83

 

NILAI KEPUASAN MASYARAKAT

88,28


Nilai IKM :
88,28

Sesuai dengan mutu pelayanan masuk katagori B dan Kinerja Unit Pelayanan katagori “Baik”.

Minggu, 06 Juni 2021

SOSIALISASI LAYANAN DAN BERBAGI INFO KESEHATAN

RSUD Bangil kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Layanan RSUD Bangil, berbagi informasi kesehatan, diselingi dengan pemeriksaan/skirining katarak gratis, pelaksanaan giat kali ini bertempat di Balai Desa Banjarkejen Kecamatan Pandaan pada hari Kamis 03 Juni 2021. Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Bpk Muhammad Zaini dari Komisi 4.

sekilas acara kegiatan dalam video berikut :


RSUD BANGIL : Peduli dan Berkualitas dalam Pelayanan



Senin, 10 Mei 2021

DI RAMADHAN RSUD BANGIL TETAP SEMANGAT LAKUKAN SOSIALISASI LAYANAN YANG DIBERIKAN

Sosilisasi 03/05/2021
Senin, 03 Mei 2021 bertempat di Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pandaan dan Jum'at 07 Mei 2021 bertempat di Rumah Bpk H. Syahril Dsn Kebun Sawah RT.03 RW. 07 Desa Kalirejo Kecamatan Kraton dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Layanan RSUD Bangil dan Informasi terkait Covid-19. Pada kegiatan ini turut hadir Bapak A. Wasik Rahman Hamzah (03/05/2021) dan Bpk Mashuda Hidayatullah (07/05/2021) dari anggota DPRD Pasuruan Komisi 4, dimana sebagai narasumber adalah M.Hayat, SKM.,M.Kes selaku Kasubag Humas dan Pemasaran beserta tim Bagian Pengembangan RSUD Bangil, kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang Pandemi Covid-19 serta memahami bahwa layanan kesehatan akan memberikan tindakan medis sesuai dengan penyakit yang diderita pasien dan tidak akan merekayasa/mengcovidkan pasien.
Foto bersama Bpk A. Wasik Rahman Hamzah

RSUD Bangil merupakan Rumah Sakit Kelas B satu-satunya di wilayah Kabupaten Pasuruan yang juga merupakan Rumah Sakit rujukan Covid-19, memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang terbilang lengkap, baik dari SDM (dr/dr.Spesialis/dr.Sub.Spesialis) maupun peralatan canggih medis, seperti spesialis penyakit dalam, paru, kebidanan dan kandungan, bedah umum, bedah tulang (orthopedi), anak, THT, mata, saraf, kulit dan kelamin, rehabilitasi medik (fisioterapi), Gigi, Psikiatri (jiwa), asma dan alergi, gizi dan + pengobatan Tradisional (Hypnotherapi, Akupuntur dan Akupreseuri) serta pemeriksaan penunjang lainnya (Radiologi, Laboratorium Klinis dan Patologi Anatomi) serta pemulasaraan jenazah.

Foto bersama dg Bpk Mashuda Hidayatullah

Dihimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kabupaten Pasuruan untuk tidak takut dan ragu untuk berobat ke RSUD Bangil, karena sesuai dengan Motto RSUD Bangil “Peduli dan Berkualitas Dalam Pelayanan” disamping itu RSUD Bangil merupakan RS milik Pemda yang artinya milik masyarakat Kabupaten Pasuruan itu sendiri, jadi diharapkan sarana/fasilitas kesehatan ini bisa digunakan secara maksimal oleh lapisan masyarakat Kabupaten Pasuruan secara keseluruhan. Saran dan masukan yang sifatnya membangunan dan meningkatkan perbaikan layanan sangat dibutuhkan oleh pihak RSUD Bangil. 

Sosilisasi 07/05/2021

Selasa, 27 April 2021

BANGIL EMERGENCY SERVICE TEAM (BEST)

Bangil Emergency Service Team (BEST) merupakan Pelayanan Unggulan RSUD Bangil yang siap memberikan pelayanan respon cepat keadaan gawat darurat medis pada kondisi kesakitan di rumah yang butuh penanganan segera, kecelakaan lalu lintas/clain, dan penangann pada ibu hamil dengan komplikasi gawat darurat.

Kontak yang dihubungi : (0343) 6435990 / 6435999

simak video berikut :


RSUD Bangil Peduli dan Berkualitas Dalam Pelayanan

Kamis, 15 April 2021

BUPATI PASURUAN RESMIKAN LAYANAN HEMODIALISIS RSUD BANGIL

Pasien gagal ginjal kronis di Pasuruan tak perlu jauh-jauh ke Malang atau Surabaya untuk terapi hemodialisa (cuci darah). Pasalnya, RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Bangil kini punya 36 mesin Instalasi Hemodialisis (cuci darah).

36 mesin terapi hemodialisa ini merupakan pengembangan dari yang awalnya hanya memiliki 9 unit pada 4 April 2016 lalu. Dan kini, puluhan mesin cuci darah ini bisa dioperasionalkan, (saat ini baru 20 unit yang dioperasionalkan, sisanya 16 unit akan segera menyusul menunggu kesiapan SDM/perawat terlatih) dan secara simbolis diresmikan oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, Kamis (15/04/2021).

Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina mengatakan, penambahan jumlah mesin instalasi hemodialisa semata-mata untuk memenuhi kebutuhan warga Pasuruan dan sekitarnya. Dimana dari hitungan analisis, terdapat 1285 pasien di Pasuruan yang membutuhkan terapi hemodialisa. "Kita punya 9 mesin hemodialisa sejak tahun 2016. Karena kebutuhan masyarakat meningkat dan banyak daftar antrian, nah daripada jauh jauh sampai ke Malang atau Surabaya sehingga butuh biaya yang besar, maka sesuai petunjuk Bupati, kita tambahkan jumlah mesin hemodialisa nya," katanya.

Penandatangan Peresmian oleh Bupati Pasuruan
Dari 36 mesin yang dipunyai, baru 20 mesin yang bisa digunakan. Hal itu disebabkan oleh jumlah perawat yang belum banyak yang terlatih lantaran belum dibukanya pelatihan hemodialisa di RS dr Soetomo Surabaya maupun RSSA Malang, sejak Pandemi Covid-19. Sehingga pihaknya berharap akan dibukanya kembali pelatihan hemodialisa bagi 8 perawat RSUD Bangil yang belum bersertifikat. "Sejak pandemi tahun lalu, RSSA Malang maupun RS dr Soetomo Surabaya belum membuka pelatihan hemodialisa. Maka dari itu, kita berharap tahun ini bisa dibuka, karena petugas medis sudah divaksin semua, sehingga perawat kita semuanya sudah terlatih dan bersertifikat," terangnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf meminta kepada RSUD Bangil agar segera meningkatkan kapasitas para perawat dengan mengikutisertakan pada pelatihan hemodialisa."Yang pasti, saya berharap dengan penambahan jumlah mesin hemodialisa ini diikuti dengan peningkatan kualitas SDM. Segera mengirimkan para perawat untuk mengikuti pelatihan hemodialisa agar bisa membantu perawat lain dalam melayani pasien," ungkapnya.

Dengan bertambahnya mesin hemodialisa, pria yang piawai dalam memainkan banyak alat musik ini juga berharap agar penambahan jumlah alkes (alat kesehatan) juga dibarengi dengan peningkatan mutu pelayanan terhadap pasien. Terlebih karena RSUD Bangil merupakan rumah sakit type B yang harus memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien maupun keluarganya.

Bupati Pasuruan bersama Direktur dan Tim HD

RSUD Bangil : "Peduli dan Berkualitas Dalam Pelayanan"


Kamis, 18 Maret 2021

GIAT RSUD BANGIL TENTANG BEROBAT KE RS DAN SEPUTAR COVID-19

 Upaya  pengembangan   masyarakat   Indonesia  yang   merata,   adil   dan makmur khususnya di bidang kesehatan tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah semata. Secara proporsional tugas ini diemban pula oleh seluruh komponen bangsa lainnya, termasuk di dalamnya terdapat peran rumah sakit dan masyarakat sekitar. Seluruh komponen ini mempunyai kepentingan untuk secara aktif bersinergi dalam upaya perbaikan taraf kesejahteraan masyarakat.

Adapun rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan  bagi masyarakat merupakan salah satu pihak yang turut mengembangkan peningkatan kesehatan di masyarakat. Sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan di Kabupaten Pasuruan maka timbul rasa tanggung jawab tersendiri untuk melakukan pengabdian langsung terhadap masyarakat kita yang sangat membutuhkan pelayanan dan perhatian khususnya di bidang kesehatan.

Salah satu langkah yang dapat diambil oleh rumah sakit yang dalam hal ini berkapasitas langsung di masyarakat, sebagai tenaga kesehatan ataupun tenaga medis lainnya yaitu melalui penyuluhan kesehatan dan kegiatan kemanusiaan (pemberian obat gratis), berbagi informasi dan pengetahuan sekitar masalah kesehatan yang sedang berkembang dimasyarakat.

Promkes di Desa Pakijangan
Pada bulan Maret 2020, pemerintah Indonesia menetapkan COVID-19 sebagai bencana non alam/pandemi/wabah dan statusnya tanggap darurat. Coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Sehingga di masyarakat terjadi pergeseran pola pikir terutama pada layanan kesehatan, banyak masyarakat beranggapan kalau sakit dan berobat ke fasilitas kesehatan akan dicovidkan, sehingga RSUD Bangil merasa perlu untuk mensosialisasi layanan yang ada di RS juga terkait informasi Covid-19 yang sebenarnya agar masyarakat tidak terpengaruh oleh berita yang menyesatkan/tidak benar (HOAX), selain mensosialisasikan layanan kesehatan di RS pada masyarakat, penyuluhan juga menekankan pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar tidak tertular Covid-19.

Pronkes di Desa Wonorejo
Selasa 16 Maret 2021 bertempat di Balai Desa Pakijangan Kecamatan Wonorejo dan Kamis 18 Maret 2021 bertempat di Balai Desa Wonorejo dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Layanan RSUD Bangil dan Informasi terkait Covid-19, dimana sebagai pemateri adalah M.Hayat, SKM.,M.Kes selaku Kasubag Humas & Pemasaran dan dr. Darmi Sapto K. selaku Kepala Seksi Penunjang Medis, kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang Pandemi Covid-19 serta memahami bahwa layanan kesehatan akan memberikan tindakan medis sesuai dengan penyakit yang diderita pasien dan tidak akan merekayasa/mengcovidkan pasien.,

Senin, 08 Maret 2021

BIMTEK PENYELENGGARAAN YANKESTRAD INTEGRASI DI RSUD BANGIL

Selasa, 09 Maret 2021 di RSUD Bangil dilakukan Bimtek oleh Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kemenkes RI terkait Penguatan Pelayanan Kesehatan Tradisional sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menekankan aspek promotif dan preventif pada penanganan kesehatan dan dukungan Menkes dalam pengembangan yankestrad yang bersumber dari kearifan lokal. 

Pengembangan Pelayanan Kesehatan Tradisional dilatarbelakangi oleh : 
1.  Peningkatan Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular, yang dapat didukung pencegahannya dengan    pemanfaatan kesehatan tradisional. Misal : Obesitas merupakan salah satu faktor risiko PTM, untuk itu dalam mencegah obesitas dapat memanfaatkan yankestrad melalui akupunktur/ akupressur/ herbal 
2. Tren gaya hidup sehat di masyarakat menuntut jenis layanan kesehatan yang meningkatkan kebugaran/wellness dengan upaya promotif dan preventif 
3.  Amanat Presiden untuk memanfaatkan kearifan lokal yang telah terbukti keamanan dan manfaatnya 4.  Adanya peluang besar pemanfaatan kesehatan tradisional. Hal ini ditunjukkan oleh Hasil Riskesdas 2013 dan 2018. Hasil Riskesdas 2013 menunjukkan 30,4% rumah tangga menggunakan cara tradisional untuk kesehatannya. Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan 44,3% masyarakat menggunakan yankestrad baik melalui praktisi kestrad maupun upaya sendiri 

Paparan layanan Kestrad di RSUD Bangil
Alur yankestrad Integrasi pada RS merupakan bagian dari alur Pelayanan Kesehatan Konvensional. Alur pelayanan meliputi : 
1. Pasien melakukan pendaftaran berdasarkan alur yankes Konvesional, dan mendapatkan pemeriksaan dan diagnosis berdasarkan yankes Konvensional oleh DPJP. 
2. DPJP dapat memberikan informasi kepada pasien mengenai yankestrad komplementer sebagai pelengkap pengobatan/ perawatan yang akan diberikan. 
3. Bila pasien memberikan persetujuan, pengobatan/perawatan selanjutnya dilakukan bersama oleh Tim dengan DPJP, dimana DPJP tetap sebagai penanggung jawab pasien. 
4. Dalam hal pasien menolak, DPJP harus melanjutkan pengobatan/perawatan dengan yankes Konvensional. 

Dalam sambutannya Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina, M. Kes berharap dengan Bimtek dari pihak Kemenkes RI ini layanan Kesehatan Tradisional di RSUD Bangil lebih bisa berkembang dan dikenal oleh lapisan masyarakat khusus di Kabupaten Pasuruan, agar terwujud masyarakat Kabupaten Pasuruan yang sehat optimal (lahir dan batin). 

PROSES BERDIRINYA KLINIK KOMPLEMENTER RSUD BANGIL 
• Sesuai Rencana Strategis RSUD Bangil tahun 2014 – 2018. 
• Klinik Komplementer resmi beroperasional pada bulan Agustus tahun 2015. 
• Mengembangkan integrasi dengan disiplin spesialis lain. 
• Dilengkapi dengan Serkom Akupuntur dr. Darmi Sapto K. 

PELAYANAN SAAT PANDEMI COVID di RSUD Bangil 
• HYPNOTERAPY SETIAP SAAT MELALUI ON LINE VIDEO CALL , TERAPI KECEMASAN         DAN KETAKUTAN. 
• PEMBERIAN PREBIOTIK , WEDANG JAHE , CURCUMA UNTUK SELURUH KARYAWAN           DAN PASIEN COVID 

TENAGA KESEHATAN : DR.dr.Hj.ASLICHAH, M.Kes, KFR, ­ dr. DARMI SAPTO, ­ H.HANAFI Amd.Kep 

RSUD Bangil MELAYANI : - AKUPUNTUR, - HERBAL, - AKUPRESSURE, - HYPNOTERAPHY.

RS penyelenggara Yankestrad Integrasi

Minggu, 07 Maret 2021

Bimtek "DOKAR"

Kegiatan Bimtek
Jum'at 04 Maret 2021 di Aula Pertemuan "Bumi" lantai 3 manajemen RSUD Bangil dilaksanakan Bimbingan Teknis Pembinaan Komunitas "DOKAR" (Duta Online Kesehatan Remaja) dengan tema "Peran serta DOKAR dalam Menurunkan Stigma Negatif Covid-19 dan Herd Comunity di Kabupaten Pasuruan"

Peserta bimtek kali ini dihadiri sebanyak 30 orang dari IPNU dan IPPNU Kabupaten Pasuruan yang berasal dari Kecamatan Beji, Kecamatan Bangil dan Kecamatan Rembang. pemateri/Narasumber pada kegiatan ini adalah DR. dr. Aslichah, M. Kes (Kabid Penunjang) yang menyampaikan terkait Covid-19 dan dr. Darmi Sapto K yang menyampaikan materi tentang Stegma Negatif di masyarakat terkait Covid-19.

adapun maksud tujuan kegiatan bimtek ini adalah membentuk suatu komunitas yang peduli terhadap permasalahan kesehatan khususnya, dimana peserta akan membentuk Group WA yang akan saling menginformasikan perkembangan kejadian di masyarakat lingkungannya terkait masalah kesehatan terutama masalah Covid-19 yang saat ini masih dalam kondisi pandemi.

DR. dr. Aslichah, M. Kes saat memberikan materi

RSUD bangil berharap dengan terbentuknya komunitas ini akan membantu tersosilisasinya masalah kesehatan (Covid-19) yang benar dan masyarakat tidak takut untuk berobat/memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan.

Senin, 18 Januari 2021

WABUP KUNJUNGI RSUD BANGIL

Jum'at 15/01/2021, Wakil Bupati Pasuruan KH. Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) mengunjungi langsung Ruang Hemodialisis (HD) yang baru di RSUD Bangil, dimana beliau didampingi oleh Direktur RSUD Bangil dr. Arma Rosalina, M. Kes, dan beberapa jajaran managemen. Dalam kesempatan tersebut Gus Mujib berharap penambahan kapasitas layanan Hemodialisis (HD) atau cuci darah di RSUD Bangil dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kabupaten Pasuruan Khususnya dan warga sekitar Kabupaten Pasuruan secara umum.

Wabup saat melihat langsung
Ruang HD yang baru
Upgrade unit HD RSUD Bangil. Jumlah mesin 36. Daya tampung 216 pasien dengan frekwensi HD 2x per minggu yang sebelumnya hanya 54 pasien, sehingga mampu melayani seluruh daftar tunggu (antri HD) yang ada. Jenis layanan baru yang bisa dilakukan adalah kondisi hepatitis B. Khusus infeksi saluran nafas (TBC), ada ruang tersendiri. Ruang tunggu menjadi lebih representatif dan luas yang dapat menampung 108 orang. 

Wabup Gus Mujib juga berkesempatan meninjau poli rawat jalan yang rencananya akan dilakukan Rehabilitasi menjadi 2 (dua) lantai pada Tahun 2021 ini, dimana rehabilitasi ini dilakukan mengingat kurang representatifnya beberapa ruangan poli rawat jalan karena alih fungsi menjadi ruang poli dan rawat inap Covid-19. Sehingga layanan pasien Non Covid-19 tetap bisa berjalan dengan sebaik-baiknya sesuai prosedur layanan yang dibutuhkan untuk kesembuhan pasien.

Melihat Rencana Rehabilitasi Poli Rawat Jalan

RSUD BANGIL : "PEDULI DAN BERKUALITAS DALAM PELAYANAN"